Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. ... (Yohanes 12: 46)

HARI RAYA KENAIKAN TUHAN

(Markus 16 : 15-16.)

Lalu berkatalah Ia kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.”

† Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Saudara-saudari terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Hari ini Gereja merayakan Hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus Krisus. Ada dua hal yang menjadi pokok perhatian Gereja. Pertama, Yesus naik ke sorga. Kenaikan berarti kembalinya Yesus ke dalam persatuanNya dengan BapaNya. "Terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah." Dalam tradisi Kitab Suci, awan adalah gambaran Allah. Allah mengambil kembali PuteraNya untuk masuk dalam kemuliaan bersamaNya. Kedua, kenaikan Yesus, menjadi awal perutusan para murid. "Mereka pun pergi memberitakan Injil ke segala penjuru dunia." Sebelum Tuhan Yesus terangkat ke sorga, Ia mengumpulkan para murid dan memberikan pesan kepada mereka. "Mesias harus menderita dan bangkit  dari antara orang mati pada hari ketiga. "Kamu adalah saksi dari semuanya ini." Pesan itu tidak hanya disampaikan kepada para murid Yesus pada waktu itu, melainkan juga disampaikan kepada kita para murid  Nya  yang hidup di masa ini.   

Saudara-saudari terkasih.

Yesus memberikan kepercayaan kepada kita menjadi saksiNya. Saat kita dibaptis, kita menerima identitas sebagai anakNya. Saat kita menerima Sakramen Krisma, kita menerima tugas sebagai saksi kasihNya. Syukurilah bagaimana Yesus memberikan tugas yang berarti juga memberikan kepercayaan kepada kita sebagai saksiNya. Kita diutus untuk menjadi saksiNya melalui cara hidup kita sehari-hari yang memancarkan kebaikannya kepada sesama. Melalui hidup dan pekerjaan kita, kita memberikan kesaksian atas iman kita pada Yesus, Tuhan dan Penyelamat kita. Kita bersikap ramah, kepada sesama kita, terutama mereka yang pernah menyakiti hati kita mau pun yang melukai batin kita, yang bersikap kurang baik kepada kita dan yang tidak menyukai kita. Selain itu kita juga menjadikan diri kita semakin layak dan pantas menjadi saksi dari kenaikan Tuhan Yesus ke sorga, dengan menjadi pribadi yang saleh: jujur, tekun,  dan pengampun. Tuhan  membutuhkan orang yang "saleh" bukan yang pandai dan sombong.    

Saudara-saudari terekasih.

Amanat Yesus yang kita baca dan renungkan hari ini merupakan perintah Yesus kepada kita semua. Tugas kita sebagai murid dan pengikut Yesus, sebagai umat Kristiani adalah mewartakan kabar gembira kepada sesama manusia, semua makhluk. Inilah hakekat panggilan kita sebagai Gereja yakni mewartakan kabar gembira, Injil kepada segala bangsa. Tentang Yesus Kristus. Bagaimana amanat itu dilaksanakan? Amanat itu kita laksanakan dalam tugas pewartaan lewat kesaksian tentang yang diajarkan dan yang diimaninya. Inti dari kenaikan Tuhan adalah perpisahan yang meninggalkan berkat dan rasa sukacita. Sukacita karena Tuhan Yesus bukan pergi, meninggalkan murid-muridNya melainkan pergi untuk mengutus Roh Penghibur, Roh Kudus. Hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus ke sorga dan mengirim Roh Kudus untuk membimbing kita. Kita patut bersyukur, karena dengan datangNya Roh Kudus Gereja selalu diingatkan oleh Yesus. Agar Gereja Katolik selalu ngrengkuh umatNya yang menderita dan perlu diselamatkan. 

 

Saudara-saudari terkasih.

Oleh karena itu, marilah kita sadari kembali panggilan kita. Kita juga memohon kepada Yesus agar kuasaNya sungguh hidup  bagi kita, sehingga hidup kita penuh dengan harapan. Kita diutus untuk pergi mewartakan Injil Yesus. "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk." (Mrk. 16: 15.) Sebagai saksi dan pewarta kenaikan Yesus ke sorga, kita perlu banyak membaca Firman Tuhan.  Ketika anak-anak saya, Dimas dan Oline masih kecil. Mereka suka menonoton film anak, yaitu  film "Doraemon." Karena tokoh Doraemon  bisa membimbing, menasehati, menghibur dan memberi jalan keluar dari setiap keinginan dan permasalahan. Juga tokoh anak perempuan,  teman yang baik: Nobita. Bila saya jajarkan dengan Roh Kudus, Roh Penghibur, Doraemon dan Nobita tampaknya tidak jauh berbeda. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita akan janji Tuhan Yesus untuk memberikan RohNya yang Kudus, dalam Roh itulah kita dapat menanggung segala sesuatu dan mengerti segala sesuatu  dikehendaki  Tuhan Yesus. 

REFLEKSI:

Apakah kita sungguh percaya dan mengimani bahwa Tuhan Yesus setelah bangkit dari "kematian" naik ke sorga  

MARILAH KITA BERDOA:

Tuhan Yesus, kami mengucap syukur Engkau berkenan memanggil, memilih dan mengutus kami menjadi saksi kebangkiatan dan kenaikanMu ke sorga. Berkatilah kami agar kami senantiasa menghadirkan karyaMu dalam seluruh kehidupan kami hari ganti  hari, ya Yesus... Doa ini kami persembahkan dalam "namaMu" yang Kudus, Tuhan  dan Penyelamat kami. Amin.

  

  

  

  

  

  

 

LUMEN NO     :  9409