Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. ... (Yohanes 12: 46)

MENJADI SATU

(MENJADI SATU)

Yang berdasarkan pada Injil Yohanes 17:23 Yesus bersabda : Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.

Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Saudara- saudari terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus

Dalam bacaan injil pada hari ini, Penulis injil Yohanes masih melanjutkan doa Tuhan Yesus untuk para rasul dan para pengikut-Nya, kata-Nya : "Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku.

Saudara-saudari terkasih,

Injil Yohanes bab tujuh belas ayat satu sampai dengan ayat dua puluh enam merupakan satu-satunya teks dalam keempat injil yang memuat doa dan permohonan Yesus kepada Allah Bapa yang sangat panjang. Bahkan satu bab penuh dari awal sampai akhir memuat banyak hal yang menjadi harapan sekaligus keprihatinan Yesus kepada para rasul yang akan Dia tinggalkan. Namun khusus untuk bacaan injil pada hari ini, kita memusatkan perhatian kita pada doa Yesus yang menghendaki para rasul bersatu sama seperti Yesus besatu dengan Allah Bapa. Bahkan persatuan yang akan terjadi di antara para murid jadi sebuah kesaksian bahwa Yesus memang benar-benar diutus Allah. Dengan kata lain, persatuan para murid membuat semakin banyak orang percaya kepada Yesus. Sebaliknya, perpecahan diantara para murid jadi penghalang bagi orang lain untuk percaya dan mengimani Yesus. Dan hasil doa Yesus dapat kita lihat pada kehidupan Gereja Perdana.  

Saudara-saudari terkasih,

Kehidupan Gereja Perdana seperti yang tertulis dalam Kisah Para Rasul bab empat ayat tiga puluh dua sampai tiga puluh tujuh jadi bukti dari doa Yesus. Saat ini banyak orang yang mulai percaya dan mengimani Yesus bukan hanya oleh karena perwartaan para rasul saja tetapi juga oleh cara Jemaat Perdana yang hidup dalam persatuan, penuh kasih dan persaudaraan. Artinya persatuan yang terjadi di antara para pengikut Yesus menjadi  magnet atau daya tarik yang luar biasa bagi orang lain untuk bergabung dan menerima Yesus sebagai Tuhan. Tetapi lama-kelamaan ketika jumlah pengikut Yesus bertambah muncul perselisihan. Salah satunya adalah perselisihan antara pengikut Paulus dengan Apolos. Dengan kata lain, pada saat Yesus berdoa untuk persatuan para murid-Nya, sesungguhnya Yesus sudah tahu bahwa akan ada hal-hal yang membuat para murid terpecah-pecah atau tercerai-berai. Jika hal ini terjadi, maka tentu saja sangat merugikan. Selain itu, perpecahan menjadi penghalang dalam pewartaan tentang Yesus.

Saudara-saudari terkasih,

Bangsa kita adalah bangsa besar dengan ribuan pulau, ratusan suku, bahasa dan budaya. Di satu sisi perbedaan itu menjadi rahmat Allah yang harus kita syukuri. Tetapi di sisi lain hal itu jadi sumber masalah dan perpecahan. Oleh karena itu, doa Yesus agar para murid jadi satu hendaknya juga kita doakan bagi persatuan umat Kristiani sekaligus persatuan bangsa kita seperti dalam sila ketiga Pancasila, yakni Persatuan Indonesia. Artinya Persatuan Indonesia dari Papua sampai Aceh adalah impian dan harapan dari para pendahulu kita, para pejuang yang ingin melihat kejayaan dan kebesaran bangsa Indonesia. Harapan dan impian itu sama dengan doa yang Yesus ucapkan sekitar dunia ribu tahun lalu.  Dan sesungguhnya persatuan menjadi haparan dan impian semua manusia. Kita ingin keluarga kita bersatu, kita ingin lingkungan atau paroki kita bersatu. Tetapi persatuan itu akan terwujud bila kita hidup dalam kasih Yesus. Sebab hanya kasih Yesus yang bisa menyatukan kita sebagai pengikut Yesus dan juga sebagai sebuah bangsa.

                                                                

REFLEKSI:

Apakah selama ini kita sudah berusaha untuk menjadi pemersatu dalam keluarga, lingkungan, masyarakat, Gereja dan bangsa kita?

                                                                                                       

MARILAH KITA BERDOA:

Tuhan Yesus Kristus, Engkau hidup dalam persatuan dengan Bapa bersama Roh Kudus. Engkau juga menciptakan sekaligus mendoakan demi terciptanya kesatuan dalam diri para pengikut-Mu. Bantulah kami umat-Mu agar kami juga berusaha menjadi perekat persatuan dengan sesama. Doa ini kami persembahkan dalam nama Yesus, Tuhan dan pengantara kami. Amin.

 

LUMEN NO     :  9416