Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. ... (Yohanes 12: 46)

TANDA KEHADIRAN ALLAH

(Matius 10:8:)

Yesus berkata : “Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.

Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Saudara- saudari terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus

Dalam injil hari ini Yesus berkata: "Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat. Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu.

Saudara-saudari terkasih,

Yesus mengutus para rasul untuk mewartakan Allah. Namun Kerajaan Allah yang diwartakan para rasul berbeda dengan yang diwartakan oleh orang-orang Farisi, ahli-ahli Taurat dan orang Saduki. Sebab orang Farisi, ahli-ahli Taurat dan orang Saduki yang menguasai ilmu agama Yahudi dan kitab Taurat hanya sekedar mewartakan Allah dan perintah-perintah-Nya yang disampaikan kepada Musa. Tetapi orang-orang Farisi, ahli-ahli Taurat maupun orang Saduki tidak mampu menghadirkan Allah lewat tanda-tanda yang nyata seperti dahulu dilakukan Musa dan para nabi. Mereka tidak bisa menyembuhkan orang sakit apalagi membangkitkan orang mati. Sementara para murid Yesus tidak hanya mewartakan Kerajaan Allah dengan kata-kata namun juga lewat tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Allah benar-benar hadir, ada dan hidup. Allah memang ada di surga tetapi kuasa dan belas kasih-Nya dapat dialami dan dirasakan oleh manusia yang hidup di dunia.

Saudara-saudari terkasih,

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering memerlukan tanda atau bukti yang kelihatan atau dirasakan. Seseorang tamat sekolah atau kuliah dibuktikan dengan ijazah. Kalau seseorang mau melanjukan sekolah atau kuliah, perlu ada ijazah. Atau kalau seseorang melamar kerja dan tes PNS juga memerlukan ijazah sebagai salah satu syarat. Ijazah inilah yang yang dilihat oleh orang lain sebagai bukti. Demikian pula dalam hubungan kita dengan Allah. Allah yang kita imani bisa kita rasakan dan kita lihat kuasa dan kasih-Nya. Banyak orang bahkan jutaan umat Kristiani telah mengalami dan merasakan kasih dan kuasa Allah dalam hidupnya. Misalnya, ada orang yang sakit bertahun-tahun. Mereka sudah menghabiskan banyak biaya untuk berobat bahkan sampai pergi ke luar negeri. Tetapi sakitnya tidak kunjung sembuh. Suatu ketika atas saran dari sahabatnya orang yang sakit itu berdoa novena mohon kesembuhan. Dan Puji Tuhan orang itu akhirnya sembuh. Hal ini menjadi tanda bahwa Allah itu hidup dan ada dalam kehidupan sehari-hari.    

Saudara-saudari terkasih,

Kuasa dan kasih Allah yang mampu menyembuhkanlah orang sakit, membangkitkan orang mati, mentahirkan orang kusta dan mengusir setan-setan tidak hanya terjadi pada zaman Yesus dan para rasul. Tetapi sesungguhnya semuanya itu bisa terjadi pada zaman kita sekarang ini yang dipenuhi dengan banyak alat-alat yang super canggih. Persoalannya adalah apakah kita sungguh-sungguh mengimani Allah. Sebab perkembangan dunia saat ini menunjukkan bahwa manusia lebih banyak berlomba-lomba membuat alat-alat canggih. Sementara hanya sedikit yang berlomba-lomba mencari Tuhan. Selain itu, pada zaman sekarang ini peralatan kesehatan semakin hebat dalam menyembuhkan sakit dan penyakit manusia. Akibat banyak manusia lebih mengandalkan dokter dan peralatan yang sungguh luar biasa. Kalau sudah bertahun-tahun tidak sembuh, barulah manusia mencari Allah. Dengan kata lain, Allah hanya dijadikan ban serep. Kalau semua usaha usaha mentok, serba gelap, semua habis barulah manusia mencari Allah.

                                                                

REFLEKSI:

Apakah kita sungguh-sungguh percaya bahwa Allah hidup dan hadir dalam kehidupan kita sehari-hari lewat tanda-tanda yang nyata?

                                                                                                         

MARILAH KITA BERDOA:

Tuhan Yesus Kristus, Engkau hadir dalam kehidupan kami lewat tanda-tanda nyata, yakni menyembuhkanlah orang sakit, membangkitkan orang mati, mentahirkan orang kusta dan mengusir setan-setan. Bantulah kami umat-Mu supaya kami semakin beriman dan mengandalkan Engkau. Doa ini kami persembahkan dalam nama Yesus, Tuhan dan pengantara kami. Amin.

 

LUMEN NO     :  9472